kim's blog - reality to share

life is simple
why choose difficults way when there are easy way to go

Rabu, 11 Januari 2012

kiat ESEMKA - KITA SEHARUSNYA NARSIS

Beberapa hari ini pemberitaan ramai dengan mobil rakitan dalam negeri yang berasal dari wilayah dekat Surakarta alias Solo. Itulah mobil yang dibuat oleh teman-teman kita dari SMK yang bernama kiat Esemka. Bangga? pasti! Tapi bukan kebanggaan yang gue pengen. Gue pengen industri otomotif ini tetap eksis bahkan bisa mendunia.

Pemberitaan media massa pernah memuat berita dengan judul Djowi Jangan Narsis. Sekilas memang bikin miris. Gimana enggak, ini industri dalam negeri. Percaya gak percaya, industri ini bisa memberi pendapatan yang sangat besar bagi wilayahnya, menyerap ratusan ribu tenaga kerja jika perusahaan sudah besar, banyak pihak yang akan diuntungkan. Pada akhirnya, pendapatan yang masuk negara pun bisa meningkat. Jika dikelola dengan baik, maka kemakmuran masyarakat akan meningkat karena uang itu akan didstribusikan kembali ke masyarakat terutama ke kaum miskin.

Harapan gue, kita harus mendukung industri dalam negeri. Seperti yang pernah diserukan mantan presiden kita yang pernah ditakuti dunia, bung Karno. Berdikari - Berdiri Diatas Kaki Sendiri tidak tergantung pada negara lain. Minimal dengan membelinya bahkan bernarsis ria dengan mobil dalam negeri ini. bisa kan dibawa jalan-jalan keluar kota pamer ke daerah lain pamer mobil Esemka. Bahkan kalo bisa dibawa mejeng sampe ke luar negeri.

Harapan gue, semoga RI 1 juga memakainya. Kebangaan Presiden, kebanggaan rakyatnya. Yah pastinya mesti dikustomisasi sedikit, misalnya dilapis baja anti peluru, kaca anti peluru, ban anti tembak dan lain sebagainya kayak mobilnya Om Obama. Bahkan mobil yang milyaran yang dipake RI sekian, diganti aja sama mobil Esemka. Katanya mau majuin negeri. Buktiin dong dengan mobil Esemka dan memakainya jangan pake yg mahal itu. Kalo begitu kan berarti memang Anda ikut meningkatkan perekonomian negara bukan cuma nyanyi pas kampanye.

Semoga saja tidak ada pihak yang ingin menjatuhkan industri ini. Jangan sampai seperti ketika PT Dirgantara Indonesia sedang jaya, ada yang bilang, "kita gak butuh mainan pesawat-pesawatan yang kita butuhkan nasi supaya petani makmur." Hmmh kalo gue tahu siapa yang ngomong itu, pengen banget gue datengin dan gue teriakin persis 2cm di muke dia, "GOBLOK LU!". Sekali lagi, jika industri ini maju dan gue berandai-andai seperti Boeing saja. WOOWW AKAN BETAPA MAKMURNYA BUMI PERTIWI KITA INI. DAN GUE RASA PETANI PUN AKAN TERANGKAT KARENA DAYA BELI MASYARAKAT NAIK DAN MAMPU MEMBELI PADI DENGAN HARGA YANG LEBIH MAHAL. Lihat kan efeknya secara makro gede. Kalo kata dosen gue bukan gede lagi, GUEEEDEEE BUAANGEEET. Jadi buat orang-orang yang tak berisi otaknya. Jangan sampai ada statement aneh-aneh yang memundurkan industri yang mungkin akan jadi kebanggan negara kita ini. Terbukti dengan perkataan mainan pesawat-pesawatan kalian, kalian tidak mendukung industri negeri ini. Kalian tidak memihak rakyat. Tidak pantas kalian ada untuk mewakili kami. Banyak orang-orang pintar dan jenius kita pergi ke luar karena muak sama kalian.

Sekian. Gue harap beberapa dekade ke depan. Industri otomotif karya anak bangsa bahkan sudah ada di event internasional dengan membanggakan.
Eksistensi kita sebagai akademisi

seharusnya meluruskan apa yang salah

Minimal memberi contoh bagaimana yang benar

Jangan ikut arus orang-orang bejat yang tersesat yang sudah banyak di sekitar kita